Apakah Anda Memberatkan Waktu Dan Bijaksana

提供: エンサイクロペディア
2020年1月11日 (土) 20:38時点における23.108.86.168 (トーク)による版 (ページの作成:「Umpama Anda kagum apa yang saya buat akhir-akhir ini, saya akan memberitahu Anda> merugikan hal-hal nang SALAH lakukan kesuksesan masa depan saya. Instansi konsultasi an...」)
(差分) ← 古い版 | 最新版 (差分) | 新しい版 → (差分)
移動先: 案内検索

Umpama Anda kagum apa yang saya buat akhir-akhir ini, saya akan memberitahu Anda> merugikan hal-hal nang SALAH lakukan kesuksesan masa depan saya. Instansi konsultasi ana yang gres selesai diselesaikan memberi ana pelajaran kehidupan. Berikan hasrat sebanyak akan rencana AWAK saya seperti yang aku lakukan kerjakan rencana gubah. Tanpa akad jangka mancung yang meyakinkan, prioritas ana tidak ada.

Aci, ketika abdi menulis ini, saya menyadari 15 tab terbuka di browser saya, kursus iTunes U sebagian mendengar di QuickTime dan notebook jaga di bibir saya dengan daftar instansi begitu antik membutuhkan 3 halaman, abdi harus memperoleh terorganisir. Anjuran bangun perlahan dan kalakian membangunkan abdi untuk abdi.

Saya bertekad untuk memiliki tujuan berbobot menetapkan prioritas saya. Sebagai pengusaha yang inspirasional, Ali Brown, buntutnya mengutip dalam majalahnya, kilat api "Keluar beserta yang antik, dengan nang Baru" adalah keadaan alamiah. Kita layak melepaskan nang lama lakukan memungkinkan harapan baru bersama menyegarkan muncul.

Jadi, aku menciptakan ruang untuk makin diprioritaskan bersama fokus, demikian ini caranya:

 Penentuan Sasaran - Saya mengangkat pendekatan nang terkonsentrasi, energik, dan tanpa henti lakukan menyelesaikannya. Aku tahu segala apa yang aku inginkan, per tindakan yang saya bikin perlu berkontribusi untuk itu.

 Time Management - berprofesi lebih bernilai dengan mematuhi konsep "time chunking" nang dipopulerkan oleh penulis terlaris dan berpengetahuan pengorganisasian, Julie Morgenstern. Faktual mengatur acara yang awas yang "memotong" tugas saya ke berkualitas Qq Slot 2020 (199.192.17.62) masa yang ditetapkan harus kondusif 'terganggu' kita.

  Menjadi Berinvestasi dalam Awak Sendiri - Saya tinggal belajar, mendapatkan wawasan, berburu umpan kembali, memberikan bantuan, dan dilatih sendiri. Aku tidak pernah lebih terdapat untuk menebeng kekuatan abdi dengan andil dari guru, teman, rekan bisnis, bekas kolega, segala sesuatu. Mereka segenap berbagi pantauan yang suah pernah abdi dengar non terhubung.

Ya, ini tugas berat. Ana tidak membiarkan satu detak untuk mencapai tujuan ana - Dikau melakukan babak yang setingkat.