Apakah Anda Merugikan Waktu Dan Bijaksana

提供: エンサイクロペディア
2020年1月11日 (土) 22:00時点における64.94.211.239 (トーク)による版 (ページの作成:「Umpama Anda bertanya-tanya apa yang saya bikin akhir-akhir ini, saya bakal memberitahu Anda> memprioritaskan hal-hal nang SALAH lakukan kesuksesan futur saya. Dinas kons...」)
(差分) ← 古い版 | 最新版 (差分) | 新しい版 → (差分)
移動先: 案内検索

Umpama Anda bertanya-tanya apa yang saya bikin akhir-akhir ini, saya bakal memberitahu Anda> memprioritaskan hal-hal nang SALAH lakukan kesuksesan futur saya. Dinas konsultasi ana yang aktual selesai diolah memberi abdi pelajaran kehidupan. Berikan perhatian sebanyak akan rencana AWAK saya seperti yang aku lakukan lakukan rencana mereka. Tanpa ikrar jangka lancip yang kredibel, prioritas aku tidak ada.

Aci, ketika aku menulis ini, saya menerima 15 tab terbuka dalam browser abdi, kursus iTunes U separuh mendengar dalam QuickTime bersama notebook bangkit di pinggir saya beserta daftar tugas begitu bahari membutuhkan 3 halaman, saya harus mendapatkan terorganisir. Anjuran bangun goyang dan kalakian membangunkan saya untuk baik.

Saya bertekad untuk kenyam tujuan berbobot menetapkan prioritas saya. Bak pengusaha yang inspirasional, Ali Brown, buntutnya mengutip di majalahnya, pernyataan "Keluar bersama yang antik, dengan nang Baru" adalah keadaan alami. Kita kudu melepaskan nang lama lakukan memungkinkan harapan baru beserta menyegarkan hadir.

Jadi, saya menciptakan auditorium untuk makin diprioritaskan dengan fokus, sejenis ini caranya:

 Penentuan Sasaran - Saya mengangkat pendekatan nang terkonsentrasi, antusias, dan jangan henti kerjakan menyelesaikannya. Abdi tahu segala sesuatu yang aku inginkan, tiap-tiap tindakan yang saya kerjakan perlu berkontribusi untuk itu.

 Time Management - menjadi lebih berfaedah dengan mengikuti konsep "time chunking" yang dipopulerkan akibat penulis terlaris dan berpengalaman pengorganisasian, Julie Morgenstern. Sebenarnya mengatur acara yang awas yang "memotong" tugas abdi ke berisi qq Slot Terbaik waktu yang ditetapkan harus mendukung 'terganggu' kita.

  Menjadi Berinvestasi dalam Diri Sendiri - Saya berlebih belajar, capai wawasan, lacak umpan pulang, memberikan andil, dan dilatih sendiri. Aku tidak sudah lebih siap untuk mendompleng kekuatan saya dengan bantuan dari dosen, teman, handai bisnis, bekas kolega, apa saja. Mereka seluruh berbagi wawasan yang sempat pernah saya dengar nir- terhubung.

Akur, ini biro berat. Abdi tidak bengkalai satu detak untuk mencengkam tujuan saya - Anda melakukan hal yang sederajat.